Cara Mengatasi Anemia Secara Alami

Penyakit anemia merupakan momok menakutkan bagi semua orang, maka tidak heran banyak sekali orang-orang yang mengalami anemia pada saat ini mencari berbagai cara untuk mengatasinya.

Namun, untuk mengatasi masalah penyakit anemia tidaklah mudah, untuk mengatasi anemia secara tuntas, anda harus mengetahui segala seluk beluk tentang penyakit tersebut, oleh sebab itu sangat disarankan bagi anda untuk membaca artikel ini sampai selesai.

Bagi anda yang masih baru mendengar penyakit tersebut, tentu anda bertanya-tanya, sebenarnya apasih penyakit anemia itu, apa dampak buruknya, apa penyebabnya, bagaimana cara mengatasinya dan bagaimana cara mencegahnya. Dilansir dari laman webmd.com dan nhlbi.nih.gov berikut adalah penjelasannya.

Tentang anemia dan dampak buruknya

Anemia adalah kondisi dimana darah memiliki jumlah sel darah merah dengan komposisi dibawah normal, anemia juga dapat terjadi jika sel darah merah pada darah anda tidak mengandung hemoglobin yang cukup. Hemoglobin ini merupakan suatu protein  yang membantu sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, ia kaya akan kandungan zat besi yang memberikan warna merah pada darah.

Jika anda mengalami anemia, tubuh anda tidak memiliki cukup darah yang membawa oksigen, sehingga menimbulkan gejala-gejala seperti tubuh terasa kelelahan, lemah, pusing, sesak napas, kaki dan tangan terasa dingin, kulit menjadi pucat dan sakit kepala. Hal ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen untuk berfungsi dengan baik.

Hal - Hal tentang anemia yang perlu anda ketahui

Penyakit anemia dapat menyerang siapa saja, baik itu pada anak-anak, remaja, dewasa, orang tua dan khususnya pada bayi serta ibu hamil asalkan mereka memenuhi kondisi seperti diatas.
  • Pada bayi, kasus terjadinya anemia pada umumnya karena faktor keturunan. 
  • Pada ibu hamil dan wanita subur anemia biasanya terjadi karena tubuh kehilangan darah akibat menstruasi dan meningkatnya kebutuhan suplai darah selama kehamilan 
  • Sedangkan pada anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua, anemia terjadi biasanya dikarenakan oleh kondisi medis, gaya hidup dan pola makan yang buruk.

Penyebab anemia

Sebelum masuk ke pembahasan cara mengatasi anemia, lebih baik kita mengetahui terlebih dahulu sebenarnya apasih penyebab anemia itu, setelah anda mengetahui berbagai macam penyebabnya, tentu saja anda akan lebih mudah untuk mengatasinya.

Secara umum anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, faktor penyebab anemia tersebut adalah kurangnya produksi darah merah, kehilangan darah, dan kerusakan sel darah merah sehingga mempengeruhi jumlah oksigen yang dibawa darah dari paru-paru keseluruh tubuh anda.

Kehilangan darah

Kehilangan darah adalah faktor penyebab anemia yang paling umum sekali terjadi. Jika anda banyak kehilangan darah, tubuh akan cenderung kekurangan sel darah merah sehingga berdampak terhadap timbulnya masalah anemia.

Banyak sekali kondisi yang dapat menyebabkan anda kehilangan darah, contohnya akibat luka, trauma, kanker, pembedahan dan menstruasi.

Kurangnya sel darah merah

Anemia juga dapat disebabkan oleh kurangnya sel darah merah pada tubuh anda, masalah ini dapat dipengaruhi oleh faktor dari luar maupun faktor dari dalam tubuh anda sendiri. Kedua faktor tersebut kemudian berdampak terhadap menurunnya produksi sel darah merah pada tubuh anda.

Secara umum, anemia yang disebabkan oleh kurangnya sel darah merah pada tubuh dapat dipengeruhi oleh berbagai hal seperti dibawah ini:
  • Cacat genetik
  • Kekurangan zat besi
  • Kekurangan vitamin
  • Kekurangan gizi
  • Kekurangan asam folat
  • Kondisi medis tertentu
Kekurangan vitamin, kekurangan zat besi, kekurangan asam folat dan kekurangan gizi merupakan faktor penyebab anemia dari luar sedangkan cacat genetik dan kondisi medis tertentu merupakan faktor penyebab anemia dari dalam.

Kerusakan sel darah merah

Faktor penyebab anemia yang lebih ekstrem lagi adalah akibat terjadinya kerusakan sel darah merah. Ketika sel darah merah rapuh dan sudah tidak sanggup lagi melakukan beban kerjanya, mereka mungkin akan pecah secara prematur, kondisi ini kemudian disebut dengan anemia hemolitik.

Anemia hemolitik biasanya dibawa sejak lahir yang dapat terus berkembang kemudian. Jenis anemia ini merupakan jenis anemia yang langka, karena terkadang tidak jelas apa penyebabnya, namun penyebab anemia hemolitik yang dapat diketahui adalah sebabagi berikut.
  • Suatu penyakit yang diwariskan
  • Stress
  • Infeksi
  • Obat-obatan
  • Racun ular, serangga atau binatang lainnya
  • Racun dari penyakit hati, penyakit ginjal atau penyakit lainnya
  • Kelainan sistem kekebalan tubuh
  • Cangkok pembuluh darah
  • Katup jantung palsu
  • Tumor
  • Luka bakar parah
  • Hipertensi berat
  • Gangguan pembekuan darah
  • Dll

Cara mengatasi anemia secara alami

Setelah anda mengetahui tentang penyakit anemia, apa dampak buruknya dan berbagai macam penyebabnya, lalu bagaimana cara mengatasi penyakit anemia tersebut. Jika anda mengalami anemia belum terlalu parah, atau tubuh anda baru menunjukkan gejala-gejala anemia, berdasarkan top10homeremedies.comstylecraze.com dan draxe.com, beberapa kiat dibawah ini dapat anda jadikan solusi untuk mengatasinya :

Rutin memeriksa darah

Hal pertama yang harus anda lakukan jika anda sedang mengalami anemia, atau jika anda merasakan gejala-gejalanya adalah dengan rutin memeriksakan kadar hemoglobin didalam darah anda secara berkala.

Dengan rutin memeriksa darah, hal ini dapat membantu mengontrol keadaan anda dan dapat menjadi informasi tambahan untuk keadaan anda kedepannya.

Jika kadar hemoglobin didalam darah anda rendah, jangan tunggu lama, segeralah berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter terkait, untuk penanganan terbaiknya.

Perbanyak mengkonsumsi air putih

Mengkonsumsi air putih sangat penting sekali jika anda mengalami anemia, usahakan untuk mengkonsumsi air putih setidaknya 8 gelas, atau 2 liter perhari. Hal ini dapat membantu proses metabolisme tubuh anda menjadi lebih lancar sehingga produksi sel-sel darah merah dapat berjalan optimal. 

Mengkonsumsi air putih ketika anemia juga penting untuk mengatasi gejala kurang fokus, lemas dan kelelahan

Tingkatkan keseahatan limpa

Memiliki limpa yang sehat dapat mencegah dan mengatasi anemia sekaligus. Limpa merupakan organ bertanggung jawab terhadap  produksi sel darah merah, jika kesehatannya terganggu hal ini tentu saja akan berdampak terhadap meningkatnya resiko tubuh terserang anemia.

Anda dapat meningkatkan kesehatan limpa dengan banyak mengkonsumsi sayuran yang berwarna orange terang, sayuran berdaun hijau dan serta sayuran yang memiliki rasa pahit, contoh dari makanan tersebut misalnya adalah labu, bayam, kangkung, selada, pare dan lainnya.

Anda dapat mengkonsumsi makanan tersebut setiap hari dengan mengolah makanan tersebut sesuai selera anda, bisa dengan di kukus, di tumis maupun menghaluskannya menjadi jus sehat.

Tingkatkan kesehatan pencernaan anda

Pencernaan yang sehat memungkinkan penyerapan nutrisi dari makanan yang anda konsumsi menjadi lebih optimal, khususnya untuk penyerapan makanan yang banyak mengandung zat besi, asam folat ,vitamin B12, magnesium dan seng.

Untuk meningkatkan kesehatan pencernaan anda dapat mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung prebiotik seperti yoghurt, susu kambing dan asinan kubis.

Terapi mandi air dingin

Jika anda mengalami anemia. Coba lakukan terapi dengan mandi air dingin, karena mandi air dingin dipercaya dapat membantu mengobati anemia. Studi menunjukkan bahwa pemandian air dingin membantu tubuh mencapai suhu ideal yang dibutuhkan untuk mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh.

Selain itu, dengan mandi air dingin juga dapat mengurangi gejala-gejala yang anemia yang timbul seperti badan lemas, kelelahan, kurang fokus dan lain sebagainya.

Mengkonsumsi buah bit

Buah bit merupakan buah yang sangat bermanfaat sekali untuk penderita anemia, atau bagi anda yang baru mengalami gejala-gejalanya. Buah ini memiliki kandungan zat besi yang tinggi, serta berbagai kandungan gizi lainnya seperti kalsium, serat, asam folat, belerang, potassium, dan berbagai macam vitamin didalamnya.

Bukan hanya kaya nutrisi, buah bit juga dapat membantu membersihkan tubuh dan memasok lebih banyak oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga dapat berdampak terhadap meningkatnya jumlah sel darah merah pada tubuh.

Anda dapat mengkonsumsi 2 - 3 buah bit dalam sehari, atau anda juga dapat mencampurkan 1 buah bit ukuran sedang dengan 1/2 kentang dan 3 wortel yang telah dibersihkan, blender hingga halus, lalu konsumsi jus ini 1 kali dalam sehari.

Mengkonsumsi blackstrap molase

Blackstrap molase merupakan salah satu jenis pemanis menyehatkan yang memiliki banyak sekali kandungan nutrisi baik untuk penderita anemia. Ia kaya akan kandungan zat besi, vitamin B, kalsium, dan kandungan nutrisi lainya yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah. Keistimewaan dari blackstrap molase ini, hanya dari satu sendok makan blackstrap molase saja dapat memasok hampir 15 persen kebutuhan zat besi harian anda.

Untuk mengkonsumsinya anda dapat mencampurkan blackstrap molase ini kedalam 1 gelas susu atau air panas, lalu mengkonsumsinya 2 kali dalam sehari.

Mengkonsumsi bayam

Sayuran merakyat yang banyak tersedia di pasar-pasar tradisional ini juga ternyata dapat anda manfaatkan untuk membantu mengatasi anemia yang kini sedang anda alami.

Sayuran ini kaya akan kandungan zat besi, vitamin B12 serta asam folat, yang kesemuanya dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah merah didalam tubuh.

Untuk mengolahnya terserah sesuai dengan selera anda, bisa ditumis atau disayur bening, namun usahakan untuk tidak terlalu lama dalam memasaknya.

Mengkonsumsi delima

Buah yang ampuh untuk membantu mengatasi anemia adalah buah delima. Buah ini kaya zat besi, kalsium dan magnesium yang dapat meningkatkan jumlah sel darah merah pada tubuh, selain itu ia juga kaya akan kandungan vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi pada tubuh, sehingga menyebabkan lebih banyak zat besi yang dapat terserap oleh tubuh, yang akhirnya akan berdampak terhadap meningkatnya produksi sel darah merah dan kadar hemoglobin dalam darah.

Untuk mendapatkan manfaat buah delima ini, anda dapat mengkonsumsinya setiap pagi dikala perut masih kosong. Untuk resep terbaiknya, anda juga dapat membuat jus dari buah delima ini, lalu menambahkannya dengan 1 sendok teh bubuk kunyit dan 1 sendok teh madu

Mengkonsumsi biji wijen

Segemgam biji wijen dapat menyediakan hampir 30 persen kebutuhan zat besi harian. Maka tidak heran ia sering disebut sebagai biji darah karena tingginya kandungan zat besi yang dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah merah pada tubuh kita.

Untuk mengkonsumsinya, anda dapat merendam 2 sendok makan biji wijen hitam selama 2 - 3 jam, kemudian tumbuk halus lalu campurkan dengan 1 gelas susu dan 1 sendok makan madu. Konsumsi minuaman ini 1 kali dalam sehari

Mengkonsumsi kurma

Sungguh luar biasa sekali. Buah padang pasir, atau buahnya para Nabi ini juga ternyata dapat membantu mengatasi anemia yang kini sedang anda alami. 

Buah ini merupakan sumber zat besi terbaik dan juga vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi menjadi lebih optimal.

Cukup anda konsumsi beberapa kurma kering pada waktu perut masih kosong di pagi hari, dengan di ikuti dengan 1 gelas susu.

Mengkonsumsi pisang

Buah yang umum sekali dijumpai disekitar kita ini juga dapat kita manfaatkan untuk membantu mengatasi anemia yang kini sedang anda alami. Gak sulit untuk menemukan buah pisang, bahkan mungkin dipekarangan rumah kita mereka sering tumbuh liar. 

Karena tingginya zat besi didalamnya, pisang dapat merangsang produksi hemoglobin di dalam darah. Ia juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya yang membantu pembentukan sel darah merah. Plus, didalam pisang juga terdapat magnesium yang baik untuk membantu sintesis hemoglobin pada darah.

Anda dapat mengkonsumsi pisang 1 buah pisang matang 2 kali dalam sehari, untuk menambah rasa dan selera, anda juga dapat menambahkan 1 sendok makan madu dibarengi dengan 1 gelas susu

Mengkonsumsi apel

Jika anda sedang pergi ke supermarket, atau toko buah, jangan lupa untuk membeli buah apel. Selain rasanya manis dan enak, buah ini ternyata juga tinggi kandungan zat besi. Sehingga dapat anda manfaatkan untuk membantu mengatasi anemia.

Cukup anda konsumsi 1 buah apel secara rutin setiap hari, usahakan untuk memilih apel hijau dan anda makan bersama dengan kulitnya.

Mengkonsumsi kismis hitam kering

Kismis merupakan makanan yang berasal dari timur tengah, ini merupakan makanan olahan yang terbuat dari buah anggur yang dikeringkan. Bentuknya memang aneh, kering dan berkerut-kerut namun jangan lihat bentuknya saja. Ternyata makanan ini juga ampuh sekali untuk membantu mengatasi anemia. Sebab ia kaya akan kandungan zat besi, vitamin B kompleks dan nutrisi lainnya yang mampu meningkatkan jumlah sel darah merah pada tubuh anda.

Selain itu, ia juga kaya akan kandungan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi secara optimal, sehingga berdampak terhadap meningkatnya kadar hemoglobin dan sel darah merah pada tubuh anda.

Untuk mengkonsumsinya, anda dapat menyiapkan 10 - 12 kismis hitam kering, lalu mengkonsumsinya pada pagi hari sebelum sarapan. 

Mengkonsumsi fenugreek

Fenugreek atau yang biasa disebut dengan klabet ini juga sangat efektif sekali untuk membantu mengatasi anemia yang kini sedang anda alami. Klabet kaya akan kandungan zat besi yang dapat menjaga dan meningkatkan jumlah sel darah merah pada tubuh anda. Uniknya bukan hanya bijinya saja yang bisa dimanfaatkan tetapi daunnya juga bisa.

Pilihan terbaik untuk mengkonsumsi fenugreek adalah dengan memasak 2 sendok teh biji fenugreek dengan 1 cangkir beras, tambahkan sedikit garam, lalu konsumsi makanan ini setiap hari.

Mengkonsumsi jeruk

Buah jeruk juga sangat efektif sekali untuk membantu memerangi anemia, ia kaya akan kandungan vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi pada tubuh anda. Selain itu ia juga dapat meningkatkan stamina tubuh, untuk mengurangi gejala anemia seperti lesu, lemas dan kelelahan. 

Hampir semua jenis jeruk memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, seperti jeruk manis, jeruk lemon, jeruk nipis dan lain-lain.

Mulailah hari dengan mengkonsumsi 1 gelas air lemon hangat yang dicampur madu, atau anda juga dapat mengkonsumsi buah jeruk ini setiap hari sebagai buah harian anda.

Mengkonsumsi hati sapi

Jika anda mengalami anemia, mengkonsumsi hati sapi merupakan salah satu cara mengatasinya. Hati sapi sangat tinggi zat besi dan vitamin B12 serta berbagai mineral penting lainnya. Ia dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah serta hemoglobin di dalam tubuh anda.

Anda dapat mengkonsumsi hati sapi setiap hari sebagai menu makan siang atau makan malam anda, namun usahakan untuk menghindari mengolah hati sampi ini dengan digoreng karena dapat meningkatkan kandungan lemak didalamnya.

Tips mencegah anemia

Mencegah lebih baik daripada mengobati, sebelum anda mengalami anemia, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mencegahnya. Untuk mencegah anemia, jangan lewatkan beberapa kiat seperti dibawah ini :
  • Tingkatkan asupan makanan bergizi anda setiap hari, khususnya makanan yang banyak mengandung zat besi, asam folat, vitamin B12 dan vitamin C
  • Perbanyak buah dan sayur dalam menu makanan anda
  • Kurangi mengkonsumsi kopi dan teh, karena mereka dapat menghambat penyerapan zat besi. Alangkan lebih baik anda menggantinya dengan jus buah, jus sayuran, smoothie, milkshake atau minuman sehat lainnya
  • Hindari mengkonsumsi coklat, karena coklat mengandung zat yang dapat menghilangkan zat besi dari tubuh anda
  • Hindari mengkonsumsi soda, karena soda mengandung gula tinggi dan nutrisi rendah yang dapat menghambat penyerapan zat besi pada tubuh anda.
  • Usahakan untuk berolahraga secara teratur, untuk membantu memperlancar peredaran darah, meningkatkan masa otot dan mengurangi gejala kelelahan
  • Hindari stress. Stress sangat berkontribusi besar terhadap anemia, bahkan ia dapat meningkatkan gejala-gejala stress seperti kelelahan, lemas, sakit kepala dan lainnya. 
  • Jika anda mengalami pendarahan atau luka, cepat hentikan keluarnya darah dari tubuh anda, untuk mencegah tubuh anda kekurangan darah.
  • Jika anda memiliki kondisi medis tertentu yang menunjukkan gejala-gejala anemia, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehata terkait.
By